
Informasi yang Dapat Ditampilkan
Konten digital signage sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tiap area dan ditulis dengan jelas. Contohnya meliputi:
- Jam layanan poliklinik, laboratorium, farmasi, atau fasilitas lain, jika informasinya telah dikonfirmasi oleh unit terkait.
- Petunjuk arah menuju pendaftaran, ruang tunggu, instalasi gawat darurat, ruang rawat inap, dan fasilitas umum.
- Informasi alur pendaftaran, persiapan kunjungan, atau dokumen yang perlu dibawa.
- Pengumuman perubahan layanan, seperti perubahan lokasi atau jadwal, selama informasinya masih berlaku.
- Edukasi kesehatan umum dan informasi kegiatan rumah sakit yang telah ditinjau oleh pihak berwenang di rumah sakit.
- Informasi antrean atau nomor layanan apabila rumah sakit menggunakan sistem yang mendukung penayangan tersebut.
Hindari menampilkan nama, diagnosis, atau informasi medis lain yang dapat mengidentifikasi pasien pada layar publik. Jika rumah sakit ingin menampilkan informasi antrean, tentukan format yang menjaga privasi dan tinjau kesesuaiannya dengan kebijakan internal.
Lokasi Penempatan Layar
Penempatan layar perlu mempertimbangkan arus pengunjung, jarak pandang, pencahayaan, serta fungsi informasi yang ditampilkan. Beberapa lokasi yang dapat dipertimbangkan antara lain:
- Area lobi atau pendaftaran untuk informasi alur layanan dan petunjuk awal.
- Ruang tunggu poliklinik untuk jadwal, pengumuman, atau edukasi kesehatan umum.
- Persimpangan koridor dan dekat lift untuk membantu pengunjung menemukan tujuan.
- Area farmasi atau laboratorium untuk informasi layanan yang relevan dengan lokasi tersebut.
- Area publik lain yang memiliki kebutuhan informasi, setelah lokasi dan sudut pandang layar ditinjau.
Pastikan layar tidak menghalangi jalur berjalan, rambu keselamatan, atau akses bagi pengguna kursi roda. Untuk petunjuk arah, tempatkan informasi sebelum pengunjung harus memilih jalur agar dapat dibaca tepat waktu.
Alur Pembaruan Konten
Alur yang teratur membantu rumah sakit menjaga agar informasi di layar tetap sesuai dengan kondisi layanan. Salah satu alur yang dapat diterapkan adalah:
- Tentukan unit yang bertanggung jawab atas setiap jenis informasi, misalnya jadwal layanan, petunjuk fasilitas, atau pengumuman.
- Susun konten dengan mencantumkan masa berlaku untuk informasi yang dapat berubah.
- Minta pemeriksaan atau persetujuan dari unit terkait sebelum konten ditayangkan.
- Jadwalkan penayangan dan pastikan konten muncul pada layar serta lokasi yang tepat.
- Tinjau konten secara berkala dan hapus atau perbarui informasi yang sudah tidak berlaku.
Jika solusi yang dipilih mendukung pengelolaan konten terpusat, rumah sakit dapat meninjau cara mengatur akses pengguna dan proses persetujuannya. Kebutuhan teknis dan alur kerja dapat dibahas sebelum menentukan perangkat dan solusi yang sesuai.
Keterbacaan dan Aksesibilitas
Informasi perlu mudah dibaca oleh pengunjung dengan kebutuhan yang beragam. Gunakan kalimat singkat, ukuran huruf yang sesuai dengan jarak pandang, serta kontras yang jelas antara teks dan latar. Hindari memenuhi satu layar dengan terlalu banyak informasi atau menampilkan teks bergerak yang sulit diikuti.
Gunakan istilah yang mudah dipahami dan, jika dibutuhkan oleh pengunjung rumah sakit, pertimbangkan penyajian dalam lebih dari satu bahasa. Jangan mengandalkan warna saja untuk membedakan status atau kategori informasi; sertakan label atau keterangan teks. Perhatikan pula tinggi pemasangan, pantulan cahaya, dan apakah konten dapat dibaca dari posisi duduk maupun berdiri.
Contoh Skenario Penggunaan
Petunjuk untuk pengunjung baru
Layar di area lobi dapat menampilkan tahapan pendaftaran dan arah menuju beberapa layanan. Pengunjung kemudian dapat mengikuti petunjuk ke lokasi yang dituju tanpa harus mencari informasi dari awal di setiap area.
Informasi di ruang tunggu
Layar di ruang tunggu poliklinik dapat menampilkan pengumuman layanan, informasi persiapan kunjungan, dan edukasi kesehatan umum. Konten perlu diperiksa oleh unit terkait dan diperbarui saat jadwal atau ketentuan berubah.
Pengumuman perubahan layanan
Jika suatu layanan berpindah lokasi untuk sementara, rumah sakit dapat menyiapkan pengumuman yang menyebutkan lokasi baru dan masa berlakunya. Petugas yang bertanggung jawab perlu memastikan pengumuman dihapus atau diperbarui setelah perubahan berakhir.
Pertanyaan Sebelum Memilih Solusi
- Informasi apa yang paling sering dibutuhkan pasien dan pengunjung?
- Di area mana layar dibutuhkan, dan dari jarak berapa konten akan dibaca?
- Siapa yang menyiapkan, memeriksa, menyetujui, dan memperbarui konten?
- Seberapa sering informasi berubah, dan bagaimana konten kedaluwarsa akan ditangani?
- Apakah rumah sakit memerlukan penjadwalan konten atau pengelolaan dari beberapa lokasi?
- Apakah informasi antrean atau sistem lain perlu ditampilkan, dan apakah dukungan teknis yang dibutuhkan tersedia pada solusi yang dipilih?
- Bagaimana rumah sakit akan menjaga privasi pasien serta memastikan isi layar sesuai dengan kebijakan internal?
- Apakah bahasa, ukuran teks, kontras, dan lokasi layar sudah mempertimbangkan kebutuhan aksesibilitas pengunjung?
Digital Signage Rumah Sakit di Medan
Digital signage dapat menjadi salah satu sarana komunikasi informasi di rumah sakit, mulai dari petunjuk arah hingga pengumuman layanan. Rencana penempatan, pembaruan konten, keterbacaan, dan perlindungan privasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta alur kerja rumah sakit.
Hubungi TMA untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan digital signage rumah sakit Anda, termasuk pilihan layar, lokasi penempatan, dan pengelolaan konten.
Melayani pengiriman ke kota lain? Lihat area layanan mesin antrian di 38 ibu kota provinsi beserta estimasi pengirimannya.
Konsultasi Gratis Sekarang
Hubungi CS TMA via WhatsApp untuk penawaran terbaik dalam 1×24 jam.
Chat WhatsApp — 0821-1949-0939